“Ini tak akan bisa disanggah lagi, partai-partai pendukungpun juga berefek, partai Golkar bukan partai baru, partai tua dan sangat berpengalaman menuju senayan, partai ini pun mendukung pak Prabowo berkoalisi bersama partai Gerindra, PAN dan partai-partai kecil lainnya, partai Demokrat juga partai yang pernah berkuasa selama dua periode, jadi tak perlu diragukan lagi, sikap partai Demokrat hengkang dari koalisi mendukung Anies sepertinya mendongkel kekuatan partai Demokrat kembali, partai Nasdem juga terdongkel karena Bacapresnya dan terakhir partai Keadilan Sejahtera (PKS), publik menunggu sikap partai ini, apa masih tetap mendukung Anies bersama Nasdem atau akan ikutan hengkang paska PKB merapat di koalisi itu,” ucap Iskandarsyah.

Iskandar juga menjelaskan bahwa partai-partai yang mendukung calon presiden tertentu juga mendapat dampak positif. Partai Golkar yang mendukung Prabowo bersama Gerindra dan partai-partai kecil lainnya memiliki pengalaman dan dukungan yang kuat dalam perjalanan menuju parlemen.

Demikian pula, partai Demokrat yang telah berkuasa selama dua periode mendapat dukungan tambahan karena keputusannya untuk tidak mendukung Anies Baswedan.

“Semua kemungkinan-kemungkinan bisa terjadi 3 (Tiga) bulan ke depan, membuat suasana politik kita semakin dinamis, perubahan, perpindahan, akan sangat mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan, karena semua Partai Politik sedang mempersiapkan strategi ke depannya, termasuk dalam menentukan Bacawapresnya untuk calon-calon yang mereka usung dan dukung, apakah PAN, PPP, Hanura, PERINDO dan lain-lain tak akan lolos Parlement threeshold?, politik hari ini masih abu-abu kok. Kemungkinan-kemungkinan bisa terjadi, kita lihat nanti 3 (Tiga) bulan ke depan hasil survei ETOS selanjutnya.” jelasnya.

Lebih lanjut, publik masih menunggu untuk melihat sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang diperkirakan akan mendukung Anies Baswedan bersama Partai Nasdem setelah PKB bergabung dalam koalisi tersebut. Dinamika politik terus berlanjut, dan hasil survei ini memberikan gambaran awal yang menarik tentang bagaimana politik Indonesia akan berkembang selama beberapa bulan mendatang.

“Di tiga bulan ke depan sangat yakin semua akan menyusut partai-partai mana yang akan lolos ke senayan selain enam partai tadi,” tutupnya. (Dayat)