“Kenapa kami lakukan itu? Karena informasi-informasi yang kita dapat kita rasa tidak cukup, sehingga secara langsung 11 hari. Kemarin Projo melakukan pengamatan langsung ke basis rakyat di bawah mulai dari Sumatra, Jawa, Bali dan lain-lain, dan kami temukan banyak fakta, banyak situasi yang kemudian kami sampaikan ke teman-teman di sini. Sehingga itu menjadi tambahan informasi menjadi bahan analisis baru buat teman-teman sehingga bisa lebih presisi untuk menentukan strategi taktik ke depan,” imbuhnya.
Dia mengatakan pertemuan itu juga membahas cawapres potensial di Pilpres 2024 yakni Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Menteri BUMN Erick Thohir. Namun, Panel menyebut pembahasan itu merupakan obrolan pinggir.
“Ini sifatnya obrolan pinggir cawapres menurut teman-teman. Kita melihat ada nama-nama yang potensial ada Pak Airlangga, Pak Gibran, dan Erick Thohir. Yang saya lihat cukup berpotensi. Tinggal nanti itu urusan para koalisi lah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Panel mengatakan kunjungannya juga sekaligus untuk mengundang relawan Prabowo hadir dalam rakernas Projo. Namun, dia mengatakan arah dukungan Projo di Pilpres 2024 masih menunggu komando Jokowi.
“Kedatangan kami hari ini tidak juga tadi kita mengundang secara lisan dulu kami berharap TIM 8 ini bisa hadir di acara rakernas Projo,” ujarnya.
Sementara itu, anggota TIM 8 Yusuf Reza Soleman yang kerap disapa Yures mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bapilpres DPP Projo ke Rumah Pergerakan TIM 8. Menurut Yures, dalam kunjungan tersebut banyak yang dibahas, termasuk strategi kemenangan di lapangan.
“Mengucapkan rasaterimakasih dengan hormat atas kunjungan Bapilpres DPP PROJO ke Rumah Relawan TIM 8. Tim 8 bersama Projo akan bersinergi ditataran grassroot. Mari bersama kita menciptakan suasana yang aman nyaman menyenangkan riang gembira menyambut moment pemilu,” ucap Yures.

