Jakarta – Pemilihan Gubernur dan Kepala Daerah serentak se Indonesia yang akan digelar 27 Nopember 2024 tinggal menghitung hari. Meski tidak semeriah saat Pilpres yang penuh gegap-gempita, tetap saja Pilgub dan Pilkada mendapat perhatian yang cukup besar.
Memang, tidak semua propinsi mendapat porsi perhatian yang sama. Sebut saja misalnya hanya Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara dan DKI Jakarta, yang nyata-nyata menjadi ajang KIM Plus versus PDI-P Babak Kedua. Itu artinya, Pilgub akan lebih hidup dan bayang-bayang “konflik” akan sulit dihindari.
Tentu, tensi politik di empat daerah ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Wajar jika Pilgub di empat daerah ini dianggap “pilgub rasa Pilpres”. Situasi ini pula yang mendorong Poros Tiga Daerah yang digagas oleh Eks Koordinator Pemenangan Daerah TKN Golf yaitu Ahmad Kailani (Jawa Tengah), Sulaiman Haikal (Banten) dan Turman Simanjuntak (Sumatera Utara) melakukan evaluasi atas dinamika Pilgub dan Pilkada di empat daerah tersebut.
Menurut Ahmad Kailani, kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres akan memberi pengaruh sangat besar bagi calon-calon Gubernur yang didukung oleh KIM-Plus. Menurutnya hampir dipastikan rakyat yang telah menaruh kepercayaan kepada Prabowo untuk memimpin bangsa untuk lima tahun ke depan, juga akan memilih calon-calon yang didukung Prabowo.
“Logika rakyat dalam memilih
pemimpin sangat sederhana, nggak jlimet. Ketika rakyat percaya Prabowo mampu meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan kecerdasan, maka cukup bagi rakyat akan memilih cagub yang mendapat restu dari Prabowo”, jelasnya.
“Insha Allah dengan langkah dan gebrakan Prabowo dalam 20 hari paska pelantikan, seperti membebaskan utang-utang UMKM, memberantas Judi Online, membongkar mafia peradilan, sukses mengantongi investasi ratusan triliun sekali jalan, menunjukkan Prabowo sangat serius”, tambah Kailani.