SMP Negeri 1 Kemang Raih Juara Satu Karate Tingkat Kecamatan
Harumkan Sekolah, Nurul Rahayu Sabet Juara 1 Karate Tingkat Kecamatan Kemang
Bogor – Siswi dari SMP Negeri 1 Kemang berhasil menyabet juara pertama dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) karate tingkat Kecamatan. Prestasi tersebut diraih oleh Nurul Rahayu Priatna, Selasa (6/5/2025)
Kepala SMP Negeri 1 Kemang Dr dini Murniati Spd,Mpd mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh siswi Nurul Rahayu Priatna karena telah mengharumkan nama sekolah di tingkat Kecamatan. Kata (sebut nama kepala sekolah), dia sangat berharap prestasi ini bisa diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu Kabupaten.
“Harapanya bisa terus juara di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Sehingga prestasi yang diraih bisa menjadi motivasi siswa lain yang ada di SMP Negeri 1 Kemang,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kemang.
“Alhamdulillah anak kami Nurul dari kelas 7,5 sudah mengukir prestasi dalam ajang karate dengan meraih Juara 1 karate kategori Kata perorangan putri pada O2SN tingkat kecamatan kemang, ini sangat membanggakan, sehingga SMP Negeri 1 Kemang dikenal lebih luas. Dan kami dari pihak SMP Negeri 1 Kemang memberikan apresiasi untuk Nurul agar lebih semangat untuk mengukir prestasi,” tambah Kepala Sekolah.
![Hendardi Angkat Bicara Terkait Pembatalan Mutasi Tujuh Perwira Tinggi 3 Jakarta - Panglima Tni Jenderal Agus Subiyanto Mengeluarkan Keputusan Panglima Tni Nomor Kep 554.A/Iv/2025 Tanggal 30 April 2025. Keputusan Panglima Tersebut Membatalkan Mutasi Tujuh Perwira Tinggi, Termasuk Letnan Jenderal Kunto Arief Wibowo. Sehari Sebelumnya Letjen Kunto Bersama Enam Perwira Tinggi Lainnya Dimutasi Dengan Kep 554/Iv/2025, Yang Dikeluarkan Pada Tanggal 29 April 2025. Putra Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno Itu Semula Dimutasi Dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Ke Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Ksad). Pembatalan Kep 554 Hanya Selang Sehari Tersebut Semakin Menegaskan Spekulasi Bahwa Mutasi Berkaitan Dengan Dan Didorong Oleh Motif Politik, Dimana Sebelumnya Bersama Ratusan Perwira Tni Lainnya Melalui Sebuah Pernyataan Tertulis Meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Dicopot. Meskipun Spekulasi Ini Dibantah Oleh Markas Besar Tni Yang Menegaskan Bahwa Mutasi Merupakan Bagian Dari Mekanisme Pembinaan Karier Dan Kebutuhan Organisasi, Publik Sulit Mempercayai Hal Itu. Letjen Kunto Baru Menjabat Selama Empat Bulan Sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Maka Kalau Mutasi Itu Terbilang Cepat Dan Tidak Lazim. Mutasi Dan Pembatalan Mutasi Tersebut Patut Diduga Tidak Melibatkan Kerja Profesional Dewan Kepangkatan Dan Jabatan Tinggi (Wanjakti). Mutasi Yang Dibatalkan Ini Merupakan Pelajaran Sangat Penting Bahwa Tni Tidak Boleh Menjadi Alat Politik Kekuasaan Dan Menjadi Perpanjangan Kepentingan Politik Pihak Tertentu, Termasuk Presiden Atau Pihak Lain Yang Mempengaruhinya. Tni Hanya Boleh Menjadi Instrumen Politik Negara Dan Menjalankan Fungsi Utamanya Di Bidang Pertahanan Untuk Melindungi Kedaulatan Dan Keselamatan Negara. Di Samping Itu, Pembatalan Mutasi Dalam Sehari Itu Pasti Menggerus Kepercayaan Publik. Sebelumnya, Mabes Tni Melalui Kapuspen Tni, Menyatakan Bahwa Mutasi Ini Adalah Bagian Dari Sistem Pembinaan Personel Sekaligus Kebutuhan Organisasi Untuk Menjawab Tantangan Tugas Yang Terus Berkembang. Kapuspen Tni Sebelumnya Menegaskan, Rotasi Ini Menunjukkan Komitmen Panglima Tni Dalam Mendorong Peningkatan Kinerja Satuan Dan Memperkuat Soliditas Di Seluruh Lini Organisasi. Hanya Dalam Sehari, Panglima Tni Yang Sama Lalu Menganulir Keputusannya Sendiri. Sulit Bagi Publik Untuk Percaya Bahwa Di Mutasi Yang Dibatalkan Itu Didasarkan Pada Profesionalitas Tata Kelola Tni Dan Tuntutan Objektif Untuk Tni Beradaptasi, Tapi Lebih Mengakomodasi Motif Dan Kepentingan Politik Kekuasaan.[]](https://cetromedia.com/wp-content/uploads/2025/05/images-1.jpeg)