JAKARTA -Indonesia harus memiliki keyakinan dalam tiga tahun mampu mewujudkan swasembada kedelai. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan agar jajarannya membuat kebijakan yang dapat meningkatkan produktifitas dan kemandirian sektor pangan dan energi.
“Presiden Jokowi telah meminta jajarannya membuat kebijakan agar produktifitas dan kemandirian sektor pangan ditingkatkan. Ini artinya, seluruh elemen Pemerintah, baik kementerian maupun perbankan, khususnya BUMN merealisasikan keinginan tersebut. Saya yakin, dalam tiga tahun swasembada kedelai akan terwujud, karena kami punya ilmunya,” ungkap pegiat ekonomi kerakyatan, H. Ayep Zaki dalam keterangannya, Rabu, 4 April 2022.
Ayep yang sudah belasan tahun berkecimpung di dunia pertanian ini menegaskan, dalam mencapai swasembada kedelai dibutuhkan keterlibatan stakeholder termasuk pihak swasta yang harus siap.
“Jika hanya inisiatif petani dan praktisi saja yang turun ke sawah menanam kedelai, swasembada kedelai tidak mungkin terwujud,” jelas Ayep.
Dengan berbekal pengalamannya di dunia pertanian, Ayep Zaki yang juga anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Pusat ini menuturkan, secara teknis Indonesia sudah sangat siap Swasembada kedelai. Namun masalahnya adalah, sampai hari ini belum ada satupun bank yang tertarik untuk membiayai budidaya kedelai. Ini harus menjadi perhatian secara khusus.
“Saya sudah dua tahun saya bergelut dengan budidaya kedelai, namun belum ada dukungan dari pihak perbankan. Padahal, Bank harus mendukung budidaya kedelai sebagai bagian dari peningkatan produktifitas sektor pangan,” jelas Ayep.