Teropongistana.com Jakarta — Seharusnya menjadi wadah berharga menanamkan kecintaan terhadap budaya Betawi sejak usia dini, namun penyelenggaraan Abang None Cilik 2026 yang digelar Lembaga Kebudayaan Betawi justru menyisakan kekecewaan mendalam. Ajang yang berlangsung puncaknya pada 27–28 Juni 2026 ini kini menyisakan banyak pertanyaan dan keprihatinan dari para orang tua peserta.
Aturan Berubah Sepihak, Waktu Tampil Terpotong

Kekisruhan mulai terasa sejak sesi unjuk bakat, Sabtu 27 Juni. Satu minggu sebelum acara, panitia menyampaikan setiap peserta mendapat jatah tampil tujuh menit. Namun saat hari H, waktu itu dipangkas drastis: hanya tersisa lima menit, bahkan untuk sesi malam ada yang hanya diberi waktu tiga menit.
“Kami sangat sayangkan, penyelenggaraan ini sama sekali belum mencerminkan ajang yang ramah anak maupun profesional. Aturan berubah sepihak begitu saja tanpa penjelasan,” ungkap salah satu orang tua peserta, Jumat (3/7/2026)

Objektivitas Penilaian Dipertanyakan
Kecaman juga datang terkait tim juri yang tidak lengkap saat penilaian berlangsung. Bahkan ada orang tua yang merekam momen tersebut dan mempertanyakan secara langsung bagaimana penilaian bisa adil jika juri belum lengkap di tempat? Hingga kini belum ada klarifikasi apa pun dari pihak penyelenggara.



