“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari kebersamaan kita dalam rangka untuk masyarakat Banten,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Banten memberikan dukungan dengan memfasilitasi tempat serta tim medis dan para medis.

Baca Juga KPK OTT Pengurusan Kasus di Mahkamah Agung Kamis, 22 September 2022
Kpk Ott Pengurusan Kasus Di Mahkamah Agung

Al Muktabar menambahkan, Pemprov Banten sangat membutuhkan kegiatan kebersamaan serupa. Sehingga, menurutnya, masyarakat yang belum terjangkau bisa mendapat intervensi untuk segera dilakukan tindakan pengobatan.

“Ini bentuk bahwasannya pemerintah hadir untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sebanyak 211 pasien berasal dari Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten menjalani operasi katarak. Sementara, 10 pasien yang menjalani operasi hernia berasal dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.

Sebelumnya, para pasien yang akan menjalani operasi katarak maupun operasi hernia telah melawati proses pemeriksaan screening di Rumah Sakit yang ditunjunk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Para pasien yang selesai menjalani operasi katarak dan operasi hernia langsung ditempatkan di asrama BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Provinsi Banten.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten dan Ketua IAD Wilayah Banten Ny. Friska Leonard Simanjuntak memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pj Gubernur Provinsi Banten, para Bupati dan Walikota di Provinsi Banten, Direktur RSUD Banten dr. Danang Hamsyah Nugroho, para Relawan yang ditujukan kepada Andreas Sofiandi dari Himpunan Bersatu Teguh selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia dan Direktur Corporate Affairs di Erha Clinic Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia di Provinsi Banten.

Baca Juga BaraNusa Desak Desmon Tak Buat Gaduh Soal 303 Kamis, 22 September 2022
Baranusa Desak Desmon Tak Buat Gaduh Soal 303

Kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak dan hernia gratis yang bertempat di RSUD Provinsi Banten ini dihadiri oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Andreas Sofiandi selaku Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada Pelaksanan Operasi Katarak dan Hernia. Adapun kegiatan bakti sosial merupakan kolaborasi antara Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Kejaksaan Tinggi Banten, IAD Wilayah Banten, Pemerintah Provinsi Banten, Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, dan Persatuan Dokter Spesialis Mata (PERDAMI) Provinsi Banten.