“Kedelai adalah konsumsi masyarakat, terutama konsumsi untuk makanan bergizi tinggi yaitu tempe dan tahu. Harganya terjangkau dan higienis sehingga ini perlu budidaya ekosistem dan terus digairahkan di Republik Indonesia ini,” kata Ayep menambahkan.

Ayep menambahkan pihaknya menargetkan untuk dapat menggarap sedikitnya satu juta hektare panen kedelai secara nasional. Dia pun berharap dukungan seluruh pihak untuk kesuksesan program tersebut.

“Kita ingin mengejar target satu juta hektar. Paling tidak ada spot-spot target. Kalau satu juta ha tidak bisa tercapai, paling tidak 500 ribu ha setengahnya, sudah bagus,” tutur Ayep.