Dalam menghadapi perang darat yang bersifat multidimensi dan kompleks, dikatakan Jenderal Dudung perlu disiapkan sejak dini keterlibatan stakeholder terkait. Kemudian Operasi Militer untuk Perang (OMP) harus didukung dengan seluruh potensi sumber daya nasional yang telah ditransformasikan untuk kepentingan pertahanan negara.

“Selanjutnya dari sisi operasi matra darat, penggunaan taktik gerilya harus dapat didukung dengan teknologi modern yang didukung dengan siber yang tangguh,” pungkas orang nomor satu di Angkatan Darat ini.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri Irjen Kemhan RI Letjen TNI Dr. Budi Priono, S.T., M.M., C.Fr.A., Head of Land Platforms and Weapons Janes, Mr. Andrew Galer, Mr. Ken Conboy (Military Expert), Mr. Frank S, Clark III (Executive Director, Asia-Pacific, Janes), Kolonel Purn Olivert Fort (Analis Artileri Nexter), serta para peserta Indo Defence Forum Land System lainnya. (Jum)