Contohnya, dikatakan Demer ada pengusaha I Wayan Sidhi praktisi yang memiliki banyak francise yang bisa dikerjasamakan oleh UMKM yang mana permodalannya minim. Misal dengan Rp 10 juta saja sudah mulai bisa bekerja dan membuka usaha.

” Ini akan saya terus gelorakan kepada masyarakat Buleleng sebab infrastruktur kita masih rendah, akses dunia luar rendah sehingga saya ingin membangkitkannya dari bawah sehingga nantinya SDM kita tingkat sehingga embagun ekonomi lebih berani,” tutur Demer.

Nantinya Kata Demer, jikalau jumlahnya sudah banyak bisa membuka cabang dimana mana bukan hanya dibuleleng, karangasem dan sampai di jakarta, seperti putranya yang kini sudah mampu membuka cabang 4 francise di Jakarta.

“Mudah mudahan dari Buleleng dengan didukung akses permodalan bisa berkembang sebab kita dibuleleng kurang informasi, padahal dari pemerintah pusat punya banyak program yang bisa diakses, misal butuh modal hari ini tidak perlu ke rentenir cukup bawa jaminan ke Ultra Mikro,” pungkasnya.

Baca Juga Polda Gorontalo Rangkul Univesitas Negeri Gorontalo Kamis, 3 November 2022
Polda Gorontalo Rangkul Univesitas Negeri Gorontalo