TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memantau secara virtual pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di beberapa daerah di Indonesia pada Rabu (27/10/2021). Kali ini pemantauan dilakukan terhadap enam kabupaten secara sekaligus, yakni Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan itu, Tim dari Ditjen Bina Pemdes yang dipimpin Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa Aferi S. Fudail pun menerima laporan dari keenam daerah tentang persiapan, mulai dari aspek logistik, keamanan, protokol kesehatan, hingga hal teknis lainnya. Saat itu, Tim Ditjen Bina Pemdes berdialog dengan Bupati Sumedang, Bupati Indragiri Hulu, Bupati Bantaeng, Plh. Bupati Banjarnegara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Staf Ahli Bupati Ogan Komering Ulu Selatan.
Baca
Secara umum, dilaporkan bahwa kondisi tempat pelaksanaan Pilkades di keenam daerah berada pada level aman dan sesuai dengan protokol kesehatan. Selain itu, mengingat Pilkades dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, diketahui setiap daerah juga telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang memuat ketentuan soal penerapan protokol kesehatan, termasuk pembatasan jumlah maksimal Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 500 orang per tempat pemungutan suara (TPS).
Tak hanya itu, keenam kepala daerah tersebut juga telah mengeluarkan surat yang menyatakan kesiapan pelaksanaan Pilkades secara serentak Tahun 2021 di daerahnya masing-masing. Melalui surat tersebut juga dinyatakan bahwa penanganan Covid-19 di daerahnya cukup terkendali.
Dalam pemantauan kali ini, terdapat beberapa temuan menarik. Pertama, dari 6 daerah yang menyelenggarakan pilkades, 1 di antaranya telah menerapkan metode e-voting, yaitu Kabupaten Bantaeng. Sementara itu, 5 daerah lainnya diketahui masih menggunakan metode konvensional. Temuan menarik berikutnya, untuk mendukung percepatan program vaksinasi, terdapat daerah yang menyediakan gerai vaksinasi di aera TPS, seperti yang dilakukan Kabupaten Sumedang.


