Selain itu, kata Enok, pihaknya juga telah mengajukan agar ada perbaikan untuk parkiran kendaraan. Hal tersebut karena, ketika sedang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) parkiran memenuhi jalan raya.

“Untuk total siswa sekitar 730 lebih, mungkin setengahnya yang belajar di lantai. Saya baru menjabat pada November 2022 ini. Untuk pengajuanya sudag kita lakukan. Adapun kelas yang tidak memiliki bangku dan meja belajar di lantai terdiri dari kelas 3A,5A,6A,6B dan 6C untuk itu kami berharap ke kementrian agama memberikan bantuan agar para siswa dan siswi bisa belajar sperti biasa,” tutur Enok.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah Kabupaten Serang, Titin Prihatini menyebut pihaknya telah berupaya melakukan usaha sebisanya. Apalagi kata Titin, MIN 2 Serang berada di bawah naungan Kementerian Agama yang melayani pendidikan dasar diniyah ibtidaiyah.

“Benar kondisi siswa belajar di lantai, apalagi kalau kondisi hujan kan dudukanya dibawah suka bocor,” pungkas Titin.