Hari ini, Menkominfo mengajak untuk kembali menggelorakan semangat Sumpah Pemuda di setiap diri.
“Pada hari yang bersejarah ini, mari kita kembali menggelorakan semangat Sumpah Pemuda di dalam diri kita bersama-sama bertumpah darah yang satu, Tanah air Indonesia berbangsa yang satu, Bangsa Indonesa menjunjung Bahasa persatuan, Bahasa Indonesia,” tegasnya.
Menurut Menteri Johnny, semangat yang tersemat dalam Sumpah Pemuda masih sangat relevan dengan nilai kegotongroyongan saat ini, terutama dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.
“Terdapat siratan harapan untuk dapat berderap serempak, bergandengan tangan dalam membangun satu simpul kekuatan nasional untuk mencapai tujuan bersama kita khususnya dalam mengatasi pandemi Covid-19,” tuturnya.
Semangat yang sama juga diharapkan Menkominfo dapat terus berlanjut ketika menghadapi masa endemi yang akan dihadapi bersama.
“Tanah air kita tanpa henti terus menyokong segala visi, misi, dan cita-cita bangsa untuk dapat terus bersatu dalam satu bahasa, diiringi satu ikhtiar dan doa yang senada, yakni terus berdaya dalam upaya melanjutkan hidup berdampingan dengan pandemi yang niscaya pasti akan segera mereda,” paparnya.
Menteri Johnny menegaskan kekuatan dan semangat nasional harus digunakan untuk bersama bangkit kembali memulihkan perekonomian bangsa.
“Seraya terus menstabilkan kehidupan masyarakat, komunitas, serta seluruh elemen bangsa, baik di era pandemi Covid-19 saat ini maupun nanti di era post pandemi ke depannya,” ujarnya.
Upacara yang berlangsung di halaman depan Kantor Pusat Kementerian Kominfo itu diikuti pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama seluruh keluarga besar Kementerian Kominfo yang hadir baik secara fisik maupun virtual.

