“Kegiatan PGP dilaksanakan menggunakan metode pelatihan dalam jaringan (daring), lokakarya, dan pendampingan individu,” paparnya.
Yuliawanto menambahkan, untuk proporsi kegiatan, terdiri atas 70% belajar di tempat bekerja (on-the-job training), 20% belajar bersama rekan sejawat, dan 10% belajar bersama narasumber, fasilitator, dan Pengajar Praktik. Pada PGP Angkatan 5 ini, BBGP DIY mendapatkan tugas untuk melaksanakan PGP 7 kabupaten/kota yang berada di wilayah provinsi DIY dan DKI Jakarta dengan total sasaran 698 orang
” Sasaran kabupaten/kota dapat di rinci sebagai berikut, Kota Yogyakarta : 50 orang, Kabupaten Kulon Progo : 75 orang, Kota Jakarta Pusat : 64 orang, Kota Jakarta Barat : 96 orang, Kota Jakarta Timur : 172 orang, Kota Jakarta Selatan : 142 orang dan Kota Jakarta Utara : 99 orang,”pungkasnya.
