Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) maupun pengelola tempat wisata.

“Khusus untuk pengunjung tempat wisata maupun wisatawan hotel yang sedang menginap juga telah disiapkan jalur evakuasi dan sistem mekanisme cara bertindak mengahadapi kontijensi,” ucap Rudy.

Selain mengecek jalur evakuasi dan Posko Tanggap bencana Rudy juga cek kondisi pantai.

Baca juga : Jangan Kasih Kendor, Sekda Kabupaten Serang Kembali Diperiksa Kejagung

“Dalam kesempatan tersebut Kapolda menyapa dan menghimbau pengunjung pantai dan memberikan himbauan agar tidak berenang karena arus yang sangat deras,” himbau Rudy.

Diakhir Rudy mengatakan untuk mengantisifasi Kontijensi.

“Polda Banten BPBD dan Basarnas serta pemerintah  telah siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,” tutup Rudy.

Dikesempatan yang sama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma menambahkan sistem peringatan dini telah disiapkan di sepanjang jalur Pantai Anyer.

“Telah disiapkan tiga sistem peringatan dini (early warning system). Dari tiga itu akan mengeluarkan bunyi-bunyian ketika terjadi insiden,” tutur Nana.

Nana juga mengatakan Kawasan Wisata Anyer masih bisa dikunjungi, walaupun begitu harus tetap waspada.

“Kondisi cuaca hari ini di Kawasan Wisata Anyer relatif normal dan bisa dikunjungi, hanya saja tetap waspada,” tutup Nana. (Dede).