Selain itu, dalam penanganan tanah longsor tersebut. DPUPR Provinsi Banten mengerahkan 40 personil yang berasal dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Ini bukti komitmen kami dalam rangka pemberian pelayanan terbaik dan respon cepat,” katanya.

Tidak hanya itu, terdapat 6 (enam) buah alat berat yang disiapkan untuk penanganan tanah longsor tersebut, di antaranya eskavator dan mobil pengangkut yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Agar akses jalan yang terputus segera kembali normal sehingga masyarakat segera bisa beraktifitas kembali,” imbuhnya.

Ini juga : Libur Nataru, Kunjungan Wisata Ke Banten Capai 102.581

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat di tengah intensitas hujan yang tinggi seperti ini untuk dapat terus waspada dan berhati-hati ketika melakukan perjalanan.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada di kala cuaca yang tak menentu seperti ini,” tandasnya.(Deni/red)