Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni mengatakan penyediaan air minum dan sanitasi sangat penting. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan akses tersebut. Menurutnya, masih banyak, pekerjaan rumah dan tanggung jawab yang harus diselesaikan secara bersama-sama dan juga perlu upaya serta kerja keras yang menyeluruh dari semua pihak untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dan hak masyarakat.

“Masih banyak perusahaan air minum yang kondisinya tidak sehat. Ini PR kita bersama yang harus kita pecahkan dalam rangka penyediaan pelayanan kepada masyarakat,” kata Agus.

Agus sangat mengapresiasi diselenggarakannya Munas APPAMSI ini dan berharap semoga munas Ini bisa memberikan hasil dan solusi dari permasalahan yang dihadapi.

“Kita berkumpul, datang bersama merumuskan solusi. Kita tidak bisa sendiri, kita harus bersinergi dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder yang ada,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Tangerang Puji Keterlibatan Perumdam TKR di PEMSEA 2022

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat APPAMSI Sofyan Safar menjelaskan bahwa kegiatan munas ini dilakukan untuk menjawab tantangan ke depan yaitu bagaimana pelayanan air bersih dan air minum di Indonesia bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dia menambahkan tahun 2021, baru ada 237 BUMD air minum yang sehat, 101 kurang sehat dan 51 sakit.

Baca Juga Bedi Budiman Mingkem Saat Ditanya Soal TAP, Ada Apa? Senin, 13 Februari 2023
Bedi Budiman Mingkem Saat Ditanya Soal Tap, Ada Apa?

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama bagaimana ke depan kita bisa saling membantu Perusahaan Air Minum khususnya BUMD sehingga bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sofyan yang juga sebagai Dirut Perumdam TKR Kab. Tangerang.

Sofyan juga mengatakan bahwa Perumdam TKR sendiri sudah 3 tahun berturut-turut menjadi Perusahaan Air Minum Daerah dengan kinerja terbaik di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu prestasi yang membanggakan karena Perumdam TKR hampir setiap minggunya selalu ada kedatangan dari daerah lain untuk melakukan studi komparasi. (4r)