Irpan mengaku, terobosan teknologi tersebut hanya ajang perlombaan saja, tidak adanya kelanjutan secara dinamis yang dapat mengangkat lebih maju terhadap para pecinta teknologi inovasi.
“Selesai lomba ya gitu – gitu aja ga ada perhatian dari pihak mana pun untuk pengembangan teknologi inovasi ini,”tandasnya.
Ia menambahkan, dalam prosesnya terkadang terkendala dari segi materi, karna beli alat – alatnya saja cukup lumayan. Sementara seadanya saja pake modal Sendiri. Meskipun sudah raihan juara nasional ya gitu -gitu aja ga ada pengembangan yang nyata untuk teknologi yang sudah diciptakan,”terangnya.
“Minimal ada perhatian lebih lah dari Pemerintah Setempat, baik hak paten maupun mendorong aplikasi alat ke masyarakat luas, atau Pemda sendiri yang mengaplikasikan sebagai bahan percontohan dari alat teknologi yang juara ini,”harapnya.
(Ardi)


