“Untuk menanggulangi permasalahan lalu lintas yang terjadi akibat batu bara ini pemerintah provinsi sudah melakukan berbagai upaya salahsatunya pengurangan jumlah truk yang beroperasi, Pembuatan nomor punggung khususnya untuk truk truk pengangkut, menyediakan kantong kantong parkir serta menyediakan jalan alternatif dan kami katakan bahwa dalam pembangunan ini menggunakan dana APBD, melainkan dari dana CSR perusahaan terkait.” terang Al Haris.
Cipayung jambi juga berpesan langsung kepada Gubernur Jambi supaya Pemerintah provinsi Jambi melaksanakan pengawasan semaksimal mungkin mengenai Tambang Batubara ini, “Kami berharap pemerintah provinsi Jambi dapat mengawasi terkait Tambang Batubara ini, bagaimana Batu bara ini berdampak positif bagi seluruh kalangan masyarakat.” Tekan Cipayung plus provinsi Jambi. (*)






