Diharapkan, GIIAS membantu menggerakkan perekonomian di Indonesia. Tahun ini, diperkirakan penjualan mobil mencapai 850 ribu unit, naik dari 530 ribu unit dari tahun lalu. Ekspornya pun diharapkan bisa mencapai 300 ribu unit tahun ini.

“Tadi Bapak Presiden (Joko Widodo) juga menitipkan pesan, selamat atas GIIAS. Ini yang biasanya terus mendorong bergeraknya industri otomotif di Indonesia,” katanya.

Baca juga

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan Gaikindo dengan dukungan pemerintah, agen pemegang merek (APM), dan principal akan terus mendorong perbaikan pencapaian industri otomotif Indonesia. Salah satunya adalah menginisiasi kehadiran GIIAS.

“GIIAS adalah pameran teknologi otomotif. Satu-satunya pameran otomotif di Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari asosiasi otomotif dunia. GIIAS merupakan bagian dari rangkaian pameran otomotif dunia dan akan menjadi ajang yang memberikan informasi perkembangan industri otomotif Indonesia di mata dunia,” kata Nangoi.

“GIIAS menginspirasi publik dengan kehadiran teknologi otomotif terkini. GIIAS 2021 mengusung tema ‘Wheels to Move’, sebuah pernyataan bahwa industri otomotif Indonesia akan selalu bergerak maju bersama Gaikindo melalui penyelenggaraan GIIAS,” sambungnya.

GIIAS 2021 ini akan diramaikan oleh jajaran kendaraan penumpang dan kendaraan komersial kenamaan dunia. Merek-merek yang mengikuti GIIAS 2021 antara lain Audi, BMW, Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, Volkswagen, Wuling, serta dari kendaraan komersial: Isuzu, Hino, Mitsubishi Fuso, dan Scania.

Merek-merek otomotif tersebut akan mengungkap berbagai produk kendaraan dan teknologi, termasuk kendaraan listrik pada press conference dari lini kendaraan penumpang dan kendaraan komersial peserta GIIAS 2021.

Beberapa APM sudah merilis produk barunya antara lain Avanza, Xenia, Xpander, dan lainnya. (Red)