Teropongistana.com
Jakarta – Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko mengutarakan, perdagangan berjangka komoditi (PBK) relatif tidak terdampak pandemi Covid-19 dan transaksinya relatif stabil. Dengan demikian, literasi kepada masyarakat mutlak harus digencarkan untuk mendukung penguatan peran PBK.
Demikian diungkapkan Didid dalam diskusi panel Literasi PBK yang digelar di Manado, Sulawesi Utara pada Jumat silam (5/5) yang bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Utara dan PT Victory International Futures. Acara mengusung tema ”Penguatan Peran dan Fungsi Bappebti dalam Perdagangan Berjangka Komoditi” dan dihadiri pelaku industri PBK serta masyarakat.
”Peningkatan PBK perlu terus didorong agar mampu memberikan kontribusi pada pembangunan perekonomian di Indonesia. Karena untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045, ekonomi dan perdagangan Indonesia diharapkan menjadi negara berpendapatan tinggi dan produk domestik bruto (PDB) terbesar ke-5 dunia pada 2045,” jelas Didid.
Didid melanjutkan, berbagai upaya maksimal perlu dilaksanakan dalam peningkatan daya saingekspor serta inovasi teknologi sehingga Indonesia diperkirakan menjadi negara pengekspor terbesar ke-10 dunia dengan pangsa pasar 2 persen dari ekspor barang dan jasa dunia 2045,” Jakarta, 9 Mei 2023.
Baca juga: Wamendag Jerry Blusukan ke Pasar Surakarta Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok Stabil

