Lebih lanjut kata Umar, minyak goreng tersebut Bulog jual dengan harga yaitu sebesar 12600 ribu per liter. Kata Umar stok minyak yang kemarin tiba di gudang bulog dia didistribusikan ke pasa dan pelaku UMKM yang ada di Lebak, Pandeglang bahkan Serang.

“Harga memang agak lebih murah dibandingkan dengan harga di tingkat pasar,” ucap Umar.

Dikatakan Umar, saat ini permintaan masyarakat terhadap komoditi minyak goreng cukup tinggi. Permintaan tersebut berasal dari para pelaku UMKM dan masyarakat umum di Lebak dab Pandeglang. Oleh karena itu, pihaknya juga berencana menambah stok ketersediaan minyak goreng tersebut.

“Akan tetapi tetap menyesuaikan dengan kebutuhan kalau kurang nanti kami akan melakukan penambahan,” tutur Umar.

Selain itu, kata Umar, pihaknya juga menjaga ketersediaan beras agar aman untuk wilayah Lebak dan Pandeglang. Pasalnya, kata Umar Perum Bulog diberikan tugas untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di daerah salah satunya adalah beras.

“Karena tugas Perum Bulog adalah menjaga dan memastikan ketersediaan stok bahan pokok salah satunya adalah beras kalau minyak goreng sifatnya hanya membantu saja,” ujar Umar.

“Untuk ketersediaan stok beras aman hingga tiga bulan ke depan. Ada sekitar 2.500 ton,” tambah Umar. (Dede)