Diceritakan Baba, pihaknya sama sekalitak terpengaruh pada banyaknya selebritas seperti Deddy Corbuzier atau Refly Harun yang membuat konten podcast dengan mendatangkan narasumber. Bahkan kata Baba, mereka bisa menghadirkan tokoh-tokoh serius atau kontroversial.

“Nggak ada masalah soal itu. Selebritas mau mendatangkan tokoh serius atau sebaliknya, itu sah-sah saja dan urusan mereka,” tutur Baba yang kerap terbiasa memakan nasi padang tersebut

Pilihan nama Orkes Tv menurut Baba sebagai cerminan narasumber yang berbicara adalah orang yang punya gagasan dan ide yang layak disimak.

“Indonesia punya banyak tokoh, Para senior yang jam terbangnya sudah lebih menarik untuk disimak. Walaupun tidak tertutup kemungkinan yang muda-muda juga punya banyak hal menarik juga yang bisa disimak,” terang Baba.

Soal sukses atau tidaknya sebuah konten, Baba menyerahkan penilaian datang dari publik. Targetnya podcast ini memang siapa saja. Tak harus yang konsern pada diskusi politik atau para milenial. Publik bebas memilih, nanti diuji sendiri oleh market.

Dikatakan Baba, Walau terkesan santai, Baba mengaku tak melupakan proses kreativitas dan perencanaan yang terstruktur dalam merancang dan membuat podcast ini.

“Ada sejumlah anak muda yang mendukung saya di balik podcast ini. Mereka menyiapkan hal teknis, melakukan riset dan sejumlah hal lain terkait podcast ini,” tutup pria yang pernah menjadi pendukung Jokowi di Banten tersebut. (Surya)