Sementara Zamzam Siregar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Harian Terbit mengaku terharu atas pencapaian prestasi putri satu-satunya itu.
“Saya terharu dan kaget juga melihat kemauan putri cantikku meraih medali emas. Saya puas jerih payahnya selama ini berlatih, apalagi seminggu sebelum bertanding dia terlihat sangat serius. Latihan hingga malam usai pulang sekolah dilakukannya tanpa mengeluh. Alhamdulilah, kerja kerasnya mendapatkan hal setimpal. Semoga kedepannya Haura bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi dan bisa mengharumkan bukan hanya keluarga saja, sekolah dan klubnya berlatih, tetapi bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia lewat cabang olahraga Taekwondo,”tandas alumni IISIP angkatan 92 juusan Jurnalistik.
JANGAN CEPAT PUAS.
Sementara itu, pelatih (Sabeum) Haura dari klub Billian’s Club Pasar Minggu, Alinus meminta gadis cantik berkepang dua ini jangan cepat puas atas keberhasilannya saat ini.
“Jangan cepat puas ya Haura. kedepannya Haura bisa lebih baik lagi dari yang sekarang,”pinta pria yang akrab disapa Sabeum Yunus.
Yunus mengungkapkan selain Haura, di kelas Poomsae, 7 anak didiknya yang lain juga berhasil meraih medali emas. Sementara 5 meraih perak. Dikategori Kyorugi, 15 atletnya, yakni 8 atlit meraih medali emas dan 7 lainnya meraih medali perak 7 atlit
Seperti diketahui Kejuaraan Taligama piala Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) diikuti 1200 peserta dari lima wilayah DKI Jakarta. Kejuaraan yang digelar selama 3 hari, 25-27 Agustus 2023 yang di Gelanggang Olahraga Pokpi, Cibubur, Jakarta Timur diikuti para atlet Taekwondo Indonesia mulai usia 5 -17 tahun (Pra Cadet, Cadet dan Junior).
Adapun kategori yang dipertandingkan yakni Kyorugi (Fight) dan Poomsae (jurus).
Menurut keterangan tertulisnya panitia mengatakan Kejuaraan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi diri. Termasuk mendukung pelaksanaan program pemerintah.
“Melalui olahraga tercipta generasi muda yang unggul, kuat dan berprestasi serta membentuk rasa Persatuan, Persaudaraan, nasionalisme dan semangat patriotik bagi pemuda/ remaja khusunya yang aktif sebagai atlet dan anggota Taekwondo Indonesia, serta sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam Desain Besar Olahraga Nasional. (David)
