Beberapa waktu yang lalu saya juga telah rneminta saudara saya untuk menghubungi pihak Detik.com terkait program tersebut. Sudah dijadwalkan tapi kemudian dibatalkan mendadak. Mungkin tidak dianggap penting. Tidak mengapa. kami paham walaupun tidak elok.

“Kedepan untuk Awards – awards yang akan datang, kami Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia menghimbau agar beretika dan berkesantunan sesuai dengan harkat dan urat Bangsa ini yang sudah membumi sejak dahulu dan agar tidak kehilangan jati diri,” tutur Ganang.

Di tempat terpisah, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah menyampaikan rasa keprihatinanya atas sikap penyelenggara award tersebut. Kata Iskandarsyah, penyelenggaraan Awards tersebut jelas mengabaikan nama besar Panglima Besar Jendral Soedirman.

“Jelas pak Dirman adalah simbol besar lahir nya TNI sekarang, buat saya panitia offside lakukan ini semua,” ujar Iskandarsyah.

Menurut Iskandarsyah, Sebagai kakak, sahabat dan juga kerabat yang dekat, saya sangat mendukung langkah keluarga Jendral Soedirman yang diwakili oleh mas Ganang. Pihaknya juga mempertanyakan ini, begitu bicara soal TNI maka simbolnya adalah Jendral Besar Soedirman.

“Lihat saja dirumah atau diruangan kerja semua pati TNI pasti ada foto beliau, sebagai bentuk apresiasi para prajurit TNI atas sikap, kepribadian dan kesederhanaan beliau selaku pendiri TNI di republik ini. Saya akan dampingi mas Ganang pastinya bersama kawan-kawan ke depannya,” tutur Iskandarsyah.