“Tadi sudah disosialisasikan ya. Penjelasan terkait moderasi beragama sudah jelas, ya?” tanya Ibu Negara.

“Jelas!” sambut para siswa serempak.

Ibu Iriana didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin pun memberi hadiah kepada para siswa yang mampu menjawab pertanyaan yang ia berikan.

Sementara Anggota Bidang 1 OASE KIM Eny Retno Yaqut, mengungkapkan sosialisasi kali ini merupakan bagian dari Kampanye Moderat Sejak Dini yang diinisiasi Kementerian Agama. “Hari ini menjadi istimewa karena kampanye ini dapat melibatkan ibu-ibu dari OASE KIM serta dihadiri Ibu Negara dan Ibu Wury Ma’ruf Amin,” ungkap Eny.

Ia menuturkan, sebelumnya Kemenag bersama OASE KIM juga telah menggelar Kampanye Moderat Sejak Dini di Yogyakarta. “Kalau di Yogya kami melaksanakannya bersama anak-anak Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dilakukan dengan fun dalam bentuk Bermain Bersama. Mereka dikenalkan dengan permainan tradisional dan MB Junior yang memang khusus dibuat untuk menginternalisasi moderasi beragama secara lebih menyenangkan,” jelas Eny.

“Kali ini kami mengusung Sosialisasi Moderat Sejak Dini yang sasarannya siswa Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTS), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan berbagai latar belakang agama,” imbuh Eny yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan.

Istri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut berharap kegiatan yang mengusung tema “Cintai Tuhan dengan Cintai Indonesia” ini bisa diduplikasi di daerah-daerah lainnya.

Ia memaparkan, Sosialisasi Moderat Sejak Dini ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang toleran, anti-kekerasan, serta mampu menerima tradisi lokal. “Dan yang paling penting adalah menjaga komitmen kebangsaan. Ini bisa diciptakan secara bersama,” tegasnya. (David)