“Mungkin ini upacara besar terakhir yang dilaksanakan tanggal 22 Juli karena tahun-tahun selanjutnya upacara besarnya akan dilaksanakan setiap tanggal 2 September yang berdasarkan keputusan pimpinan terbaru ditetapkan sebagai hari lahir Kejaksaan RI,”kata Dandeni.
Jaksa yang dikenal dekat dengan awak media ini menambahkan, saat ditunjuk menjadi komandan upacara, selalu berlatih dan mempersiapkan diri secara rutin berlatih agar dipuncak acara hasilnya maksimal. Hasilnya pun bisa dibilang sangat sempurna, tidak ada kesalahan yang dilakukannya.
“Walau beberapa hari terakhir sebelum pelaksanaan di sela-sela kesibukan harus menjalani latihan dan gladi bersih yang cukup menguras fisik, namun itu sudah menjadi resiko tugas yang harus kita jalani dengan ikhlas dan senang hati sehingga menjadi terasa ringan,”pungkasnya.
Sebelum menutup upacara tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan “Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-64. Teriring doa dan harapan, semoga Korps Adhyaksa semakin baik, tanggung, dan jaya serta Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kesehatan, perlindungan, dan kekuatan kepada kita semua, sehingga dapat terus memberikan kerja dan karya nyata yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Jaksa Agung.
Perayaan HBA ke-64 Tahun dihadiri oleh Ketua Komisi Kejaksaan RI Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, Wakil Jaksa Agung Feri Wibisono, Para Jaksa Agung Muda, Para Kepala Badan, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung, para mantan Jaksa Agung serta diikuti secara virtual oleh para Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, para pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri beserta jajaran di seluruh Indonesia.
