“semoga literasi dan partisipasi masyarakat kota Bogor di sektor perwakafan bisa meningkat dan tumbuh berkembang hingga dampak kemaslahatan itu bisa terwujud nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat, termasuk di sarana ibadah seperti masjid yang berpotensi bisa membangun dana abadi DKM.” Jelasnya.
Direktur LW Doa Bangsa juga berharap dengan adanya kolaborasi ini project Inkubasi Wakaf Produktif dan Kota Wakaf yang dicanangkan kemenag, bisa dieksekusi dengan lancar. Tantangan ke depan adalah bagaimana semangat memajukan industri perwakafan ini bisa tetap terpelihara dan terlaksana secara konsisten.

“saya optimis, bersama tim penggerak wakaf di Kemenag ini pelaksanaan Fundraising Wakaf Uang ini bisa dijalankan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi publik.” Paparnya.
Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia sekaligus Dewan Pengarah LW Doa Bangsa, H Ayep Zaki S.E., M.M., menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Kemenag Kota Bogor yang telah menerima LW Doa Bangsa berkolaborasi. LW Doa Bangsa memegang teguh komitmen dan Istiqomah dalam menjalankan tugas kenazhirannya. Sebagai Nazhir yang profesional, tentunya LW Doa bangsa akan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengemban Amanah Wakif.

Kalau Wakifnya mengamanahkan peruntukan wakaf itu untuk kemaslahatan bagi masyarakat wilayah tertentu, maka LW Doa Bangsa akan mengarahkan peruntukannya untuk kemaslahatan masyarakat di wilayah yang dimaksud. Begitulah tugas Nazhir.


