Paling minimal, kata dia, menggunakan jempol dan jari-jari untuk men-share berita positif dari calon Pilkada yang didukung Prabowo-Gibran. Dia juga mengajak menghidupkan Kembali atau reaktivasi jaring untuk menangkan Ridwan Kamil di Jakarta, Andra Soni di Banten, Dedi Mulyadi di Jawa Barat, Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur, Ahmad Lutfi di Jawa Tengah, Made Muliawan Arya di Bali, Rahmat Mirzani Djausal di Lampung, Aliong Mus di Maluku Utara, serta seluruh pasangan calon kepala daerah tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota yang didukung Prabowo dan Gibran.

“Kita tidak ingin kepala daerah yang terpilih nanti malah menjadi oposisi terhadap Pemerintah Pusat, karena dapat menjadi penghambat terealisasinya program-program strategis yang telah diputuskan,” ucapnya.

Dia melanjutkan, ada tiga program prioritas yang sangat strategis dan prioritas Pemerintah Pusat. Pertama, makan bergizi gratis untuk pelajar, bantuan gizi untuk ibu hamil dan anak balita. Kedua, program perumahan untuk rakyat.

Ketiga, program hilirisasi komiditi nasional yang mengarah pada tercapainya swasembada pangan dan swasembada energi.

Oleh karena itu, kata dia, organisasi/komunitas relawan harus tegak lurus dengan Prabowo-Gibran dengan melakukan tiga hal. Pertama, mengkonsolidasikan dan memasifkan jaringan relawannya dalam memenangkan calon kepala daerah yang didukung Prabowo-Gibran.

Kedua, mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di TPS. Ketiga, menjaga kondusivitas jelang Pilkada serentak agar terciptanya situasi yang damai, rukun dan sejuk.