Ia menambahkan, BIN bekerja atas perintah presiden dan hasilnya diberikan kepada presiden. Terlebih, pekerjaan BIN tidak terlihat di ruang publik sehingga tidak perlu dikomentari berhasil atau tidaknya pekerjaan BIN.

“Makanya orang itu bodoh sekali kalau menilai intelijen. Prinsip intelijen itu tidak kelihatan, belum tentu ada. Adapun belum tentu itu bentuknya. Jadi apa yang mau dilihat,” tegasnya.

“Buang waktu. Salah sendiri nanti orang-orang itu kalau menilai BIN itu. Pasti salah. Buang waktu bicara BIN itu,” demikian Soleman B Ponto.