“Kita bertanggung jawab menjaga bumi untuk anak cucu kita. Jangan anggap enteng masalah lingkungan hanya karena merasa tak lagi muda,” ujar Yandri penuh semangat.
Menteri Yandri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkat pemerintahan, dari pusat hingga RT/RW, untuk mewujudkan aksi nyata, bukan sekadar rencana di atas kertas.

Gerak 08 Banten pun menyatakan siap mendukung penuh implementasi IRID di desa-desa, terutama dalam membantu petani dan kepala desa menyesuaikan pola tanam dengan kondisi iklim.
“IRID akan sangat membantu dalam menentukan waktu tanam yang lebih presisi. Kami mendorong anak-anak muda juga mulai belajar soal iklim dan pangan agar lebih peduli terhadap masa depan lingkungan kita,” tambah Mohamad Rohim.
Dengan peluncuran program ini, Kemendes PDTT diharapkan mampu menjadi penggerak utama transformasi desa dalam menghadapi tantangan iklim sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.



