Suwaib juga menyoroti posisi strategis Pramuka yang telah diatur dalam Undang-Undang, namun terkadang masih dipandang sebelah mata oleh sebagian pihak. Untuk itu, ia berencana melakukan penguatan organisasi secara masif.

“Langkah awal kita adalah menyelenggarakan rapat kerja bersama mulai dari tingkat kecamatan. Setelah itu, kita akan duduk bersama dengan Perguruan Tinggi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyinkronkan program kerja,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Demisioner masa bakti 2021-2026, Septo Kalnadi mengaku bahwa selama 20 tahun dirinya aktif di Gerakan Pramuka banyak dampak positif yang dirasakan. Seperti, rasa kekeluargaan yang begitu kental sehingga menyegarkan pikiran sekaligus membentuk sikap profesional.

“Dasar Darma Pramuka adalah pedoman perilaku kita. Saya berharap ke depannya hubungan kekeluargaan ini tetap terjalin dengan baik di bawah kepemimpinan Kak Suwaib,” pungkasnya.