“Saya ini asli orang Cimanuk, tepatnya dari Kampung Rocek, Desa Kadukacang. Artinya, kita ini semua saudara. Ada ikatan darah dan tanah kelahiran di sini. Karena itu, saya merasa punya tanggung jawab besar untuk ikut serta membangun kampung halaman tercinta ini,” ungkapnya dengan nada penuh kebanggaan dan kehangatan.

Selain meninjau pembangunan fisik, Pangdam juga menyambangi Posko Karya Bakti Kodim 0601/Pandeglang. Di sana, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sosial dan meninjau langsung pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan bagi warga sekitar. Bantuan dan pelayanan ini disambut gembira masyarakat, yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI yang turun langsung ke akar rumput.

Rangkaian kunjungan kerja tidak berhenti di situ. Pangdam III/Siliwangi kemudian bergerak menuju Markas Yon TP 842/Badak Sakti. Di sana, kedatangannya disambut dengan upacara penerimaan kehormatan lengkap dengan jajar kehormatan, pengalungan selendang, hingga atraksi bela diri memukau yang ditampilkan para prajurit, menunjukkan kesiapan dan semangat juang pasukan.

Dalam arahannya di hadapan seluruh prajurit, Mayjen Kosasih menekankan pesan mendasar: TNI lahir dari rakyat, untuk rakyat. Ia mengingatkan agar setiap prajurit selalu menjaga disiplin, loyalitas, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Prajurit harus selalu hadir menjadi solusi atas kesulitan rakyat. Jadilah sosok yang rendah hati, ikhlas dalam mengabdi, dan jangan pernah menyakiti rakyat. Ingat, kita ada di sini untuk melindungi dan membantu, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Pangdam juga membagikan kisah perjalanan hidupnya yang sederhana sebelum menjadi prajurit, memotivasi seluruh anggota untuk selalu bersyukur, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan tugas. Sebagai penutup arahan yang penuh makna, ia menitipkan pesan moral yang menjadi jiwa korps: “Jadilah Prajurit yang Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Siliwangi.”

Kegiatan ditutup dengan simbol kepedulian lingkungan, yakni penanaman pohon di lingkungan satuan Yon TP 842/Badak Sakti. Kunjungan kerja yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan ini resmi berakhir pukul 10.25 WIB. Kehadiran Pangdam tidak hanya memotivasi moril prajurit, tetapi semakin mempererat ikatan batin antara TNI dan masyarakat Pandeglang dalam membangun daerah menuju kesejahteraan bersama.