“Utang terus membengkak dari tahun ke tahun tanpa ada langkah efektif untuk menahannya. Ini menjadi masalah serius yang harus diperhatikan pemerintah,” kata Febri.

Atas dua persoalan mendasar tersebut, GSBK meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja manajemen PLN. Mereka mendesak agar Darmawan Prasodjo dicopot dari jabatannya sekaligus dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kondisi keuangan dan pengelolaan perusahaan.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PLN terkait desakan tersebut. Sebelumnya, manajemen PLN hanya menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar kembali berjalan normal.