Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan suporter kepada para pemain timnas, karena suporter adalah salah satu bagian terpenting dari sepak bola. Ia juga menjanjikan Shin Tae-yong akan bertahan demi terciptanya kesinambungan pembinaan, terutama karena Indonesia juga akan menghadapi event-event berikutnya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan teman-teman suporter, karena tanpa suporter, sepak bola tidak ada artinya. Kita telah melihat progres yang bagus dari anak-anak timnas di bawah Shin Tae-yong. Jadi saya tidak ragu dengan investasi yang besar ini kita akan lebih baik ke depannya. Saya jamin STY akan melanjutkan tugas kepelatihan di timnas,” kata pria yang akrab dipanggil Iwan Bule ini.
Pada kesempatan yang sama, Iwan Bule juga sepakat dengan PSTI tentang perbaikan sistem, pembinaan pemain usia muda dan pemberantasan mafia sepak bola.
“Perbaikan sistem memang sedang kita mulai.Contohnya, saya meminta klub-klub juga membantu kesejahteraan pemain, ini untuk mengurangi kemungkinan yang tidak kita inginkan. Kompetisi kita buat semakin profesional, memang masih ada kekurangan, itu sedang kita perbaiki,” paparnya.
Selain itu, Ketua Umum PSSI juga meminta klub memiliki SSB untuk terus melakukan pembinaan usia dini.
“Terkait mafia sepak bola, kita akan keras. Silakan semua stake holder yang memiliki bukti, laporkan ke kami, akan kami tindak bersama Satgas anti Mafia Sepak bola,” tegas Iwan Bule.
PSTI bisa mengerti jika pihaknya tidak bisa bertemu langsung dengan para pemain karena sedang melakukan karantina. Sekretaris Jenderal PSTI, Abraham Tanditasik menekankan, kehadiran para suporter setia timnas diharap bisa menambah semangat para pemain untuk nantinya berlatih lebih keras demi kemajuan sepak bola.
“Kami paham para pemain sedang melakukan karantina, tapi kami datang untuk menambah semangat bagi para pahlawan sepak bola ini. Untuk itu, kami juga mengirimkan karangan bunga agar minimal bisa dibaca dan dipahami bahwa mereka terus didukung oleh pecinta sepak bola di tanah air,” ucap Abraham Tanditasik.



