“Dengan potensi budidaya ikan patin yang masih besar di seluruh Indonesia, maka peluang pengembangannya masih terbuka luas,” kata Menteri Trenggono menambahkan.
Menteri Trenggono juga meminta jajarannya di KKP untuk mendukung penguatan infrastruktur, sistem pembibitan hingga pemasaran agar kegiatan budidaya patin di Kampung Budidaya Cisilad agar berjalan lebih optimal dan konsisten. Kesuksesan Kampung Budidaya Cisilad menurutnya, akan menjadi contoh bagi pemerintah daerah maupun pembudidaya wilayah lain. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi masyarakat tumbuh merata di berbagai wilayah.
“Saya minta kepada Bapak Ibu Dirjen dan Direktur agar mendukung kampung Budidaya Cisilad sehingga bisa menjadi model percontohan budidaya pedalaman yang berkembang. Jika sudah ada satu contoh kampung budidaya sukses, saya yakin di wilayah lain akan tergerak untuk melakukan pengembangan yang sama,” tegas Menteri Trenggono.
Selain menebar benih patin, Menteri Trenggono turut meninjau kegiatan vaksinasi bagi pembudidaya di Kabupaten Lebak. Program vaksinasi masyarakat kelautan dan perikanan memang gencar dilakukan KKP untuk mendukung percepatan program vaksinasi nasional.
Sebelumnya, KKP bekerjasama dengan sejumlah pihak menggelar vaksinasi bagi masyarakat nelayan di Jakarta, Bali, dan juga sejumlah daerah di Pantura. “Semoga semuanya sehat ya, agar tetap produktif,” ucap Menteri Trenggono menyapa peserta vaksinasi.

