“Diharapkan pasien yang bergejala ringan, OTG di Medan dapat menggunakan isoter ini karena sudah dilengkapi dengan fasiltas dari pemerintah, berupa pendampingan, layanan nakes dan obat-obatan. Mohon para warga yang ada di Medan yang butuh ruang isolasi dengan fasilitas lengkap, kami sarankam jangan ragu bergabung dalam isoter,” ujar Menteri BUMN.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menambahkan bahwa salah satu kunci menangani COVID-19 ini adalah penyediaan fasilitas isoter yang memadai.

“Selama ini fasilitas isolasi mandiri ada di darat, dan kebetulan kapal Pelni tidak berkegiatan selama masa pandemi. Kita berinisiatif menggunakannya sebagai isoter. Saat isoter pertama diluncurkan di Makasar hasilnya sukses. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung, terutama kepada para nakes yang telah.melayani dengan sepenuh hati,” jelas Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Dalam kunjungan tersebut, kedua Menteri dan pejabat yang hadir menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan para.pasien yang tengah dirawat di atas kapal.

Menurut Dirut Pelindo 1, Prasetyo, pihaknya dan Pelni membuat beberapa program kegiatan pendukung untuk para pasien
isoter, seperti kegiatan olahraga dan rekreasional untuk mengusir kejenuhan

“Kami menyediakan fasilitas olah raga senam, tenis meja, dan catur. Sedangkan untuk kegiatan rekreasional, kami menyiapkan fasilitas memancing, bioskop, berjemur, dan snack and coffee time bekerjasama dengan UMKM setempat,” jelas Prasetyo.