“Buat saya pribadi disetiap kompetisi itu saya selalu ngomong sama diri saya buat bisa menampilkan yang terbaik buat Indonesia, karena saya sudah berlatih dan pastinya banyak dorongan dari luar terutama dari pelatih dan teman- teman saya,” ujar dia.
Untuk itu, perempuan kelahiran 21 Maret 1995 ini mengaku akan semaksimal mungkin berjuang untuk membanggakan Provinsi Jawa Tengah di PON XX Papu.
Terkait panjat tebing yang dianggap sebagian orang sebagai olahraga yang ektrim untuk perempuan, ia berharap kedepanya akan muncul atlet- atlet perempuan yang tidak takut untuk menekuni olahraga ini.
Menurut dia, jika menggunakan savety yang benar, maka olahraga panjat tebing dipastikan akan aman.

“Cobain dulu olahraganya sebelum kita ngomong gitu. Kan banyak orang apalagi para wanita bahwa ini olahraga ektrim. Takutnya ada apa- apa, kalau menurut saya kita coba dulu. Kita kenali dulu olehraga panjat tebing ini. Sebetulnya kalau kita sudah tahu savety-nya, Insya Allah kita aman dan ini gak extrim- extrim banget,” papar dia.
Ia menegaskan bahwa di olahraga ini, semua bisa meraih prestasi tanpa melihat jenis kelamin. Dia menegaskan niat dan semangat yang kuat untuk meraih prestasi membuat dirinya tertantang untuk mencoba olahraga ini.
“Karena dulu kan Aries waktu jadi atlet lari itu kan tidak pernah berprestasi kan ditingkat provinsi,” papar dia.
Terbukti, setelah menekuni olahraga panjat tebing, ia malah bisa meraih prestasi diajang internasional. Bahkan Aries memegang rekor speed climbing dunia dengan waktu 6,955 detik.Kegiatan FMB9 juga bisa diikuti secara langsung di FMB9ID_ (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube).





