Selepas itu, Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Oktober 2012 sebelum terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Saat Pilpres tersebut Joko Widodo terpilih bersama pasangannya, Jusuf Kalla.
Dalam Pilpres 2019, Joko Widodo kembali terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia untuk masa jabatannya yang kedua. Kali ini, Joko Widodo didampingi oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin dan dilantik pada 20 Oktober 2019 untuk masa jabatan 2019 hingga 2024 mendatang.

Sekilas Mengingatkan pada Seseorang yang Telah melewati fase Demokrasi Pascareformasi Yang dimulai menjadi Walikota Hingga Presiden 2 Periode yaitu Jokowi sebuah Prestasi jabatan Politik yang sulit diikuti oleh putra Bangsa lainnya bagaimana Beliau Mulai dari Pilkada Solo hingga Pilpres Di Indonesia semua sudah Dilalui dengan berbagai prestasi dan kekurangan Dalam memimpin indonesia

Disini Kita bisa belajar kepada Jokowi bahwa Kita sebagai Seorang Putra putri bangsa Memiliki peluang Yang sama Untuk menjadi presiden tidak Harus menjadi Anak Menteri, Anak Jenderal, Anak Presiden Sekalipun Karena reformasi Membuka Mata dan Hati Kita Untuk tetap Optimis maju kedepan sesuai Apa Yang dicita-Citakan secara Politik Menjadi Anggota DPRD, DPR RI, DPD, Walikota, Gubernur atau Presiden semua Memiliki hak yang sama

Terakhir Kenapa Beliau menolak Menunda Pemilu atau melanjutkan Kepemimpinan menjadi 3 Periode Mungkin Ini hanya Tebakan Saya Saja jika Beliau tahu Bahwa Masih ada Erik Tohir, Prabowo, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Airlangga Hartanto, Muhaimin Iskandar, Puan Maharani atau mungkin Saya sendiri yang Masih bisa melanjutkan kepemimpinan Setelah Beliau selesai di 2024 nanti.

Penulis : Egi Hendrawan Mahasiswa Magister Program Ilmu Politik UMJ