TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer menyebut bahwa Gubernur Bali I Wayan Koster telah bersikap tidak tegas terhadap penetapan wilayah dimana seharusnya bandara Bali Utara akan dibangun.

“Saya berani mengatakan ini mencla-mencle karena apa, Pak Gubernur coba ingat dong waktu pelantikan sendiri Bapak Gubernur berbicara bahwa Bandara Bali Utara adalah di daerah Kubutambahan (Bali Utara) dengan segala kajiannya, tapi kenapa bikin surat minta di bangun ke barat lagi, ke barat lagi. Ini kan menyebabkan yang di Pusat jadi bingung apalagi ada perubahan PERDA RTRWP yang awalnya lokasi bandara baru di Kubutambahan jadi pindah ke barat,” ujar politisi senior dari Dapil Bali ini.

Baca Juga Ayep Zaki Laksanakan Panen Jagung Bersama Polri Rabu, 3 Agustus 2022
Ayep Zaki Laksanakan Panen Jagung Bersama Polri

Baca juga : WAH…!Bandara Bali Utara Solusi Atasi Kemiskinan dan Tsunami

Demer meminta Gubernur segera menentukan dengan tegas dimana tepatnya bandara baru tersebut mau dibangun. Jangan sampai ketidaktegasan malah berujung pada menyengsarakan masyarakat.

“Tolong ini segera tentukan, karena Bandara di Ngurah Rai sudah terlalu padat, sementara kita belum menentukan sikap dimana kita setujui airport baru tersebut. Kalau pak Gubernur sekarang fokus bahwa yang memenuhi syarat untuk airport adalah di wilayah Kubutambahan, segera kita perjuangkan bersama-sama. Saya pun ikut berjuang kalau memang itu sudah menjadi kebulatan kita bersama. Jangan sampai nanti bolak-balik, oh di barat karena ada dekat dengan bukit, dekat dengan Banyuwangi dekat dengan hutan lindung lalu akhirnya kita pindah lagi ke timur lagi, kita mulai lagi dan sebagainya,” tegasnya.

Tak hanya menceramahi, Demer turut memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.