TeropongIstana.com Jakarta – Satgas esuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akan dimulai pada tanggal 2 Oktober 2021 memiliki arti sangat besar bagi Indonesia. Untuk itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah merumuskan dan memperkenalkan rekomendasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk pencegahan penularan Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX di Papua.
“Dalam rekomendasi 48 halaman ini, manfaat PeduliLindungi dijelaskan bagi atlet, pelatih, ofisial, dan panitia penyelenggara PON XX dan awak media yang meliput,” ujar Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro, dalam keterangan persnya pada Jumat, 24 September 2021, di Kantor Presiden, Jakarta.

Baca juga
- Mitigasi Perubahan Iklim, Presiden Tanam Mangrove di Cilacap
- Jelang PON XX, Mendagri Cek Kesiapan Venue di Jayapura
Reisa juga menjelaskan bahwa aplikasi PeduliLindungi digunakan saat keberangkatan menuju Papua, kedatangan di Papua, keluar masuk _venue_, dan untuk menyimpan hasil tes Covid-19 untuk perjalanaan datang dan pulang ke lokasi asal atlet.
“Selain itu, Satgas memperkenalkan sistem _bubble_ atau lokasi berkaitan yang diterapkan untuk mengurangi risiko penularan,” jelas Reisa.
Dengan adanya sistem tersebut, peserta tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan di luar rencana aktivitas yang sudah ditentukan dan setiap peserta dalam _bubble_ dipastikan tidak melakukan kontak langsung dengan orang di luar wilayah _bubble_. Selain itu, semua perjalanan yang menggunakan transportasi telah disiapkan oleh penyelenggara di dalam wilayah _bubble_.




