“Karena jika temuan PPATK benar, aliran dana tersebut mesti diperjelas dengan secara tegas. Tetapi lebih daripada itu bagi saya sebaiknya para anggota dewan itu ikut mendorong polri agar fokus dulu menuntaskan kasus brigadir J. Jangan sampai memunculkan kegaduhan baru. Kan kasian masyarakat kita,” kata Adi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa, meyakini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak mampu mengusut Konsorsium 303, anggota Polri pimpinan Irjen Ferdy Sambo yang membekingi judi online. Pasalnya, sejauh ini tidak ada tindakan Polri memeriksa nama-nama anggota yang tercantum dalam grafik Konsorsium 303 termasuk menindak bandar besarnya.

Desmond menilai, publik bisa menyimpulkan kinerja Polri dalam mengungkap skandal memalukan, aparat hukum membekingi mafia judi. “Kenyataannya begitu kan (polri tidak mengusut tuntas),” kata Desmond, di Kompleks Parlemen, Jakarta, (20/9/2022).

Politisi Gerindra menyatakan, Komisi III DPR masih memantau proses pengungkapan Konsorsium 303 dari Kapolri. Termasuk sengkarut penyidikan perkara pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), yang turut menjerat Ferdy Sambo.

Baca Juga Kapolda Gorontalo Sanksi Tegas Oknum Polisi Salah Tembak Minggu, 18 September 2022
Kapolda Gorontalo Sanksi Tegas Oknum Polisi Salah Tembak

Dia meminta pula agar Kapolri Sigit memberikan progres signifikan terkait pengungkapan kasus Konsorsium 303 ini. Apalagi, PPATK secara terbuka sudah membeberkan adanya transaksi hingga triliunan dari judi online yang ditengarai turut dinikmati anggota Polri.

“Inilah prosesnya yang kita tunggu ya. Kalau pernyataan begitu, ya kenyataannya begitu. Nanti kita pertanyakan. Nanti pada waktu yang akan datang akan kita pertanyakan,” ujarnya. (Red)

Baca Juga Kejari Kota Malang Siap Laksanakan Perintah Pimpinan Minggu, 18 September 2022
Kejari Kota Malang Siap Laksanakan Perintah Pimpinan