TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar proses sidang etik terhadap Rektor Insitut Teknologi Kalimantan Budi Santosa Purwokartika dilaksanakan secara terbuka.
Bukan hanya proses sidang etik, hasilnya juga disampaikan kepada publik secara terbuka. Dengan begitu publik mendapatkan gambaran secara utuh atas dugaan tulisan bernada SARA yang dilakukan Rektor Budi Santosa
“Sekarang masih proses sidang etik, alangkah baiknya kita tunggu hasilnya. Tetapi juga harus dipastikan, bahwa sidang etik berlangsung terbuka, transparan, nanti hasilnya juga disampaikan secara terbuka,” terang Ali Zamroni kepada wartawan, Minggu 8 Mei 2022.
Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nizam, Selasa 3 Mei 2022, mengatakan jika sidang etik sesuai mekanisme digelar oleh dewan kehormatan perguruan tinggi bersangkutan. Dari situ kemudian hasil rekomendasinya disampaikan ke Kemendikbudristek untuk ditindaklanjuti.
Baca juga : Komisi XI DPR RI, Perlu Pembenahan Komprehensif Institusi OJK
Menurut Ali Zamroni, tindakan Rektor ITK Budi Santosa menjadi pembelajaran penting bagi dunia pendidikan itu sendiri. Bagaimana seorang rektor harusnya fokus mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan fokus memajukan dunia pendidikan.


