“Selain melaksanakan peresmian rumah Restorative Justice, kita juga melakukan pemberhentian penuntutan berdasarkan keadilan Restorative Justice atas tersangka Niko Rumaropen,” ucap Arung.
Sementara itu, Wakil Bupati Biak Numfor, Calvin Mansnembra mengatakan bahwa keberadaan rumah Restorative Justice di Biak Numfor khususnya di kampung Karyendi diharapkan dapat memberikan manfaat dan keadilan bagi masyarakat. Kata Calvin, penyelesaian persoalan lewat Restorative Justice nantinya akan mengutamakan pendekatan kekeluargaan melalui cara mediasi
“Adanya rumah Restorative Justice juga diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk bermediasi, sehingga apabila ada kasus yang terjadi bisa diselesaikan secara musyawarah, mufakat, dan rumah Restorative Justice diharapkan menjadi wadah bagi semua orang,” tuturnya.
Dikatakan Calvin, keberadaan rumah Restorative Justice merupakan bentuk kepedulian nyata Kejaksaan terhadap masyarakat. Pendekatan lewat RJ, penyelesaian nantinya dengan mempercayakan masyarakat dalam menyelesaikan perkara secara musyawarah, serta sebagai wujud sinergitas antar pihak Kejaksaan dan masyarakat.
“Melalui program Restorative Justice permasalahan bisa diselesaikan dan dimusyawarahkan tanpa melalui peradilan di meja hijau tanpa menghilangkan aspek hukum itu sendiri,” terangnya
“Saya berharap dengan berdirinya rumah Restorative Justice dapat menjadi solusi setiap permasalahan hukum yang ada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Pemda Biak Numfor mendukung program ini sebagai upaya memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” tambahnya.
Turut hadir menyaksikan peresmian Rumah Retorative Justice (RJ), Wakil Bupati Biak Numfor Calvin Mansnembra, Kepala Kejaksaan Negeri Biak Numfor Dr. E. P. Numberi beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Biak Numfor, Plt. Sekda Kabupaten Biak Numfor Zakarias L. Mailoa, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Papua Riyadi, Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Papua Adhitya Trisanto, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Biak Numfor S. Ronsumbre, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Mananwir (Tokoh Adat) Keret Rumaropen. (Nanang)


