Helmy berpesan kepada para peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan Conten Creator dan Komunikasi Publik dengan sebaik-baiknya.
“Kegiatan pelatihan hari ini memang sudah menjadi direktif dari Mabes Polri yang merupakan penjabaran Program Quick Wins,namun terlepas dari kalau kita melihat apa itu Conten Creator dan Komunikasi Publik, mau ada atau tidak ada direktif dari Mabes Polri, pelatihan ini sangatlah penting dan sangat dibutuhkan dalam pengembangan diri dan kemampuan anggota guna menjalankan tugas-tugas kepolisian baik dalam berkomunikasi di dunia nyata maupun di media sosial,”Imbuhnya.
Pelatihan Conten Creator dan Komunikasi Publik dilaksanakan oleh Bidang Humas Polda Gorontalo dengan menghadirkan seluruh operator media sosial dari tingkat Satuan Kerja (Satker) tingkat Polda hingga Satker tingkat Polres dan Polsek.
Adapun sebagai nara sumber dalam pelatihan ini adalah Dr, Nuruddin Lazuardi, SH.,M.Si yang merupakan Dosen Universitas Indonesia yang sangat berpengalaman dalam dunia jurnalis.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam sambutannya membuka pelatihan tersebut mengatakan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mengalami penurunan di Triwulan ketiga berdasarkan hasil survei Indopol sehingga perlu upaya lebih keras untuk kembali meningkatkan kepercayaan publik.
“Hari ini kita berikan pelatihan kepada seluruh operator media sosial tingkat Polda, Polres hingga Polsek tentang bagaimana membuat konten media sosial yang menarik juga bagaimana berkomunikasi yang baik, dan dibimbing langsung oleh pakar dibidang media yakni bapak Nuruddin Lazuardi, mudah-mudahan ini akan menambah wawasan dan pengetahuan anggota untuk selanjutnya dapat lebih mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dalam mendukung tugas-tugas kepolisian dan mengkomunikasikan kinerja kepolisian kepada masyarakat,”kata Wahyu.





