TEROPONGISTANA.COM LEBAK – Kondisi jalan poros Desa yang menghubungkan antara, yaitu Desa Cilayang dengan Desa Curugbitung Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Rusaknya jalan poros desa tersebut diduga akibat maraknya aktivitas galian tanah merah dan Bintonik yang semakin hari semakin menjamur di wilayah tersebut, sehingga tak sedikit warga masyarakat yang mengeluh.

Baca Juga BERES DONG…!BPBD Siap Bantu Pelantikan JMSI Lebak Rabu, 9 November 2022
Beres Dong...!Bpbd Siap Bantu Pelantikan Jmsi Lebak

Akibat hancurnya jalan tersebut masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas, karena jalan tersebut adalah satu-satunya akses untuk melakukan aktivitas menuju ke kota kecamatan dan kabupaten, seperti yang diungkapkan salah satu warga yang enggan namanya disebutkan, Jumat (11/11).

Menurutnya, jalan tersebut sudah beberapa tahun ini kondisinya sangat memprihatinkan selain hancur jalan tersebut juga kondisinya sangat licin, karena sudah hampir tidak tersisa batu-batunya akibat maraknya galian tanah merah. Namun herannya pihak pemerintah baik desa maupun kabupaten terkesan tutup mata.

“Saya selaku warga disini sangat prihatin kang, dengan kondisi jalan seperti ini, jangankan untuk di lewati kendaraan roda empat, di lewati kendaraan roda dua saja sangat sulit kang,” terangnya.

Lebih lanjut iya mengatakan, dengan kondisi jalan seperti ini tentu sangat menyulitkan kami dalam melakukan aktivitas sehari-hari, namun herannya sampi saat ini pihak pemerintah, baik desa, kecamatan maupun kabupaten, seperti membiarkan dan tidak ada tindakan apapun terhadap pengusaha galian tanah merah tersebut.