Pria yang akrab di sapa Abil itu menerangkan, bahwanya motivasi ini didorong masyarakat yang memiliki anak untuk sekolah dan juga masyarakat yang mendapatkan pekerjaan gaji tetap yang sudah UMM setidaknya tidak dapat menerima lagi bantuan ini agar diserahkan kepada tetangga atau keluarga yang kurang mampu.

Ia berharap masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk bisa menerima dan mengakui jika memang sudah merasa mampu dan melihat tetanggany tidak mampu sebaiknya diberikan kepada warga kurang mampu.

“Program ini kategori penerimanya benar – benar masyarakat yang ekonominya rendah dan warga kurang mampu. Artinya masyarakat yang tidak mampu kita bantu namun kalo yang mampu jangan ngaku ngaku tidak mampu itu biasa nya masalahnya ” pungkas Abil.

Kegiatan Sosialisasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) tersebut turut pula dihadiri oleh Dinas Sosial Provinsi Banten, Pihak Kecamatan Mauk, Para Pendamping PKH dan Jamsosratu di Kecamatan Mauk. (4rD1)

Baca Juga : Pemkab Serang Dukung Sensus Penduduk 2022

Baca juga : Kadinsos Minta Bantuan RTLH di Pandeglang Harus Tepat Sasaran