Teropongistana.com Jakarta – Jaringan Aktivis Indonesia, Donny Manurung mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto diperiksa terkait dugaan gratifikasi hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Kata Donny, POLRI merupakan salah satu ujung tombak bagi masyarakat dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Jaringan Aktivis Indonesia atau Jarak Indonesia mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit segera membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto atas dasar Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) Paminal Propam,” kata Koordinator Jarak Indonesia, Donny Manurung dalam keterangannya, Rabu (16/11)

Baca Juga Pastikan Pilkades AMAN…!Kapolda Banten Pantau ke TPS Minggu, 13 November 2022
Pastikan Pilkades Aman...!Kapolda Banten Pantau Ke Tps

 

Baca juga : POLRES BERAU KALTIM UNGKAP KASUS TAMBANG BATUBARA ILEGAL DALAM RANGKA PROGRAM QUICK WIN PRESISI

Donny menjelaskan divisi Bareskrim Polri merupakan garda terdepan untuk menegakkan hukum di Indonesia. Bila orang nomor satu di divisi Bareskrim Polri bisa disuap, sambungnya, Donny menilai hukum di Indonesia tak ada bisa tegak lurus dan adil.

“Jika kepalanya saja ‘busuk’ atau bisa disuap, maka kita jangan berharap penegakkan hukum yang dilakukan kepolisian Republik Indonesia dapat memberikan keadilan kepada masyarakat. Dan benar seperti kata pepatah, ikan busuk dari kepala,” ucapnya.