“Kalau untuk operasi pasar khusus di Kabupaten Pandeglang ada 14 titik Kecamatan, untuk di Lebak juga kita lakukan bersama Dinas Ketapang dan Disperindag, untuk harga komoditi masih stabil normal,” beber Umar.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Lebak, Dedi Setiawan atau kerap disapa Ocod mengatakan, pihaknya bersama tim di Indag juga terus berupaya mengawasi harga sejumlah komoditi pangan di pasar agar senantiasa stabil. Kata Ocod, pengawasan tersebut dilakukan agar harga-harga komoditi tetap stabil.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Dispetindag Kabupaten Lebak akan selalu menjaga kestabilan harga berbagai kebutuhan pokok,” terang Ocod.

Untuk memastikan pasokan dan stok pangan tetap terjaga, Disperindag melakukan berbagai langkah mulai dari koordinasi hingga kunjungan ke sentra produksi, pasar, dan ke gudang distributor serta Bulog. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kita ingin memastikan bila stok pangan di Lebak terjaga begitu juga harganya stabil,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sembako di Pasar Rangkasbitung, Lia mengatakan, prinsipnya pengusaha bahan pokok siap mendukung kebijakan Pemkab Lebak untuk ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga oleh masyarakat.

“Kita tidak akan menaikan harga bila memang tidak terjadi kenaikan dari distributor. Sejauh ini, harga cenderung stabil, begitu juga dengan stok sejumlah komoditi cukup tersedia sampai akhir tahun 2022,” tukasnya. (Nanang)