“KPU sudah menetapkan jadwalnya, curi start kampanye ini namanya. Dan hal ini ialah preseden buruk untuk contoh demokrasi kita, menciderai keadilan dalam pemilu kita. Maka agenda-agenda politik ini belum layak diselenggarakan,” jelas Dino.

Dalam aksi penghadangan dan penolakan kedatangan Anies tersebut, terlihat Laskar Pemuda Sumbar membawa spanduk panjang serta tulisan-tulisan pada kertas – kertas dengan tuntutan penolakan kedatangan Anies Baswedan. Massa aksi menilai Anies Anies sering menggunakan politik identitas keagamaan, sentimen kedaerahan pada percaturan politiknya. (Nanang)