“KPU sudah menetapkan jadwalnya, curi start kampanye ini namanya. Dan hal ini ialah preseden buruk untuk contoh demokrasi kita, menciderai keadilan dalam pemilu kita. Maka agenda-agenda politik ini belum layak diselenggarakan,” jelas Dino.
Dalam aksi penghadangan dan penolakan kedatangan Anies tersebut, terlihat Laskar Pemuda Sumbar membawa spanduk panjang serta tulisan-tulisan pada kertas – kertas dengan tuntutan penolakan kedatangan Anies Baswedan. Massa aksi menilai Anies Anies sering menggunakan politik identitas keagamaan, sentimen kedaerahan pada percaturan politiknya. (Nanang)
Baca Juga
Dijamu KBRI Thailand,Ketua DPD RI Jelaskan Mengapa Kembali Ke Sistem Asli Indonesia
Rabu, 30 November 2022
